Tanyakan kepada diri anda….

4 06 2009

waktu

Anda mungkin sudah sering mendengar banyak iklan asuransi yang beredar, hanya dengan beberapa ratus ribu per bulan anda sudah bisa memberikan jaminan bagi keluarga hingga Rp. xxx juta.

Kedengarannya sangat menarik bukan?

Iklan seperti ini biasanya mengacu pada asuransi jenis term life.
Sesuai dengan namanya, asuransi jenis term life memberikan perlindungan untuk jangka waktu yang terbatas/tertentu seperti 10, 20 bahkan 30 tahun.

Sangat sederhana, jika anda mendadak harus meninggalkan keluarga untuk selamanya, polis asuransi masih bisa memberikan benefit bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi banyaknya jenis asuransi dan pilihan fasilitas perlindungan yang tersedia saat ini bisa membingungkan orang yang masih awam.
Apakah asuransi term life akan membayar klaim kepada anda?

Tanyakan kepada diri anda beberapa pertanyaan di bawah ini :

1. Apa yang hendak saya capai
Sebelum anda membeli asuransi jiwa jenis apa pun, pikirkan dahulu, mengapa anda membelinya.
Apakah anda ingin melindungi keluarga anda jika mendadak anda, maaf, ‘mati muda’?
Apakah anda sudah menyediakan tabungan yang cukup untuk kebutuhan mendadak?
Apakah anda masih mempunyai hutang kepada pihak lain yang wajib dilunasi dalam waktu dekat?
Apakah anda hanya ingin menyediakan uang untuk disumbangkan ke yayasan sosial nantinya?

Pahami bahwa membeli asuransi berarti anda berkomitmen untuk tujuan jangka panjang, anda harus (kalau saya boleh memakai istilah) membayar premi untuk waktu yang lama, jika anda masih punya komitmen keuangan yang harus diselesaikan, prioritaskan terlebih dahulu, sebagai alternatifnya, cari jenis asuransi lain yang lebih fleksibel.

2. Apa saja pilihan yang ada
Kebanyakan orang yang sudah bekerja mempunyai setidaknya 1 jenis asuransi dari dua pilihan ini, entah asuransi perorangan atau pun kelompok.

Kelompok
Kebanyakan perusahaan menyediakan asuransi jenis term life kepada karyawannya sebagai salah satu benefit bekerja di perusahaan tersebut. Biasa disebut ‘group term insurance’, artinya anda mendapatkan perlindungan sebagai bagian dari satu grup perusahaan, jadi perusahaan yang bertindak sebagai pemegang polis asuransi, umumnya pembayaran premi dipotong langsung dari penghasilan bulanan, persyaratannya tidak sulit, cukup mengisi kuesioner singkat mengenai riwayat kesehatan pribadi.
Keuntungannya :
- Mudah, anda bisa dengan gampang mendapatkannya saat melamar pekerjaan di suatu perusahaan, di Indonesia umumnya diwajibkan menggunakan jamsostek, askes tetapi ada juga perusahaan yang menggunakan asuransi dari perusahaan asing.
- Tidak perlu melakukan pemeriksaan medis (medical check-up)
Sebuah surat pernyataan sehat secara jasmani dan rohani serta riwayat kesehatan sudah memenuhi syarat.
- Pembayarannya otomatis
Dilakukan setiap bulan dengan memotong sekian persen dari gaji.

Perorangan
Biasanya jenis asuransi yang diambil secara personal sehingga yang menjadi pemegang polisnya adalah diri sendiri. Mungkin anda diharuskan untuk menjalani pemeriksaan medis (medical check-up), memberikan ijin kepada perusahaan asuransi untuk meneliti riwayat kesehatan anda secara lebih detail.
Kedengarannya sedikit lebih rumit tetapi dengan memiliki asuransi perorangan, ada beberapa nilai plus.
Keuntungannya :
- Praktis
Jika anda pindah bekerja di perusahaan lain, anda tidak perlu takut kehilangan perlindungan asuransi
- Premi
Bisa disesuaikan dengan kemampuan sendiri, jangka waktu yang bisa dipilih sesuai dengan keinginan
- Fleksibel
Apa pun fasilitas yang ingin anda tambahkan mau pun dikurangi, bisa dilakukan dengan mudah

3. Bagaimana jika saya tidak meninggal?
Hal yang kadang terdengar lucu adalah banyak orang berpikir, mereka akan rugi jika tidak meninggal sehingga tidak ada yang didapatkan, bahkan kalau pun meninggal, yang menikmatinya adalah keluarga yang ditinggalkan.
Jika hal ini juga yang menjadi pikiran anda, coba pahami beberapa hal di bawah :
- Membeli asuransi bukan untuk mendapatkan keuntungan, tetapi lebih kepada menggantikan, mengatasi masalah keuangan jika anda mendadak harus meninggalkan keluarga selamanya.
- Premi selalu naik setiap tahunnya. Banyak asuransi yang menawarkan jangka waktu pembayaran 10,20 atau 30 tahun, menjelang akhir masa pembayaran, anda mempunyai pilihan untuk memperpanjang atau pun menebusnya. Nah premi yang anda bayarkan adalah tetap sampai berakhirnya masa pembayaran, coba tanyakan berapa premi yang harus anda bayar misalnya 10 tahun kemudian untuk besar perlindungan yang sama.
- Mungkin anda hanya perrlu mengambil asuransi selama anda masih mempunyai hutang kredit di bank atau pun sampai anak anda menyelesaikan kuliahnya

4. Bagaimana saya meng-upgrade fasilitas yang telah ada.
Seiring dengan makin kompetitifnya persaingan di antara perusahaan asuransi, untuk jangka waktu beberapa lama, biasanya ada saja fasilitas tambahan yang ditingkatkan sehingga dalam hal ini, klienlah yang diuntungkan.
- Kapan saya bisa meng-upgrade polis asuransi saya
- Bagaimana cara meng-upgradenya

5. Dimana sebaiknya saya membeli polis asuransi.
Anda bisa menghubungi perusahaan asuransi atau pun agent profesional yang bisa memberikan pelayanan lebih personal kepada anda, tanyakan beberapa pertanyaan yang masih membingungkan anda.

Setelah menjawab pertanyaan di atas, anda sudah mempunyai gambaran, apa yang anda butuhkan, bagaimana kemampuan anda, apa yang anda mau, agar keluarga anda bisa hidup tenang di kemudian hari.

________________________________________________________________________

Tips untuk mengatur keuangan anda:

1. Tentukan tujuan keuangan anda
Anda harus menentukan mana yang harus didahulukan, rinci secara jelas mana yang lebih penting untuk anda dan keluarga.
Secara umum tujuan keuangan dibagi 3 :
- Tujuan jangka pendek, contohnya membeli mobil baru, liburan di akhir tahun, pindah ke rumah yang lebih besar
- Tujuan jangka menengah, contohnya mempunyai anak, membuka bisnis yang baru lagi
- Tujuan jangka panjang, contohnya pensiun, kuliah anak

Tentukan dengan jelas, mana yang harus diutamakan.

2. Aset pribadi
Anda harus mengetahui berapa aset bersih yang telah dimiliki. Gambaran sederhananya, aset bersih adalah apa yang anda miliki saat ini dikurangi hutang dan cicilan. Jika usia anda sudah mendekati masa pensiun, warisan termasuk dalam aset pribadi. Warisan turut dijadikan pertimbangan pada saat seorang individu mempunyai urusan dengan hukum, piutang saat meninggal.
Untuk mengetahui gambaran berapa besar aset bersih yang anda miliki saat ini, bisa menggunakan file balance sheet sederhana (lihat attachment excel) .

3. Tentukan anggarannya
Hitung secara rinci anggaran yang diperlukan dan tetapkan tujuan anda pada angka yang sudah dihitung sejak awal. Anda harus berusaha mengatur pengeluaran dengan cermat, pengeluaran jangan sampai melebihi penghasilan, teliti kembali pos pengeluaran yang bisa dihemat lagi, hindari mencari pinjaman untuk menutupi pinjaman, gaya hidup anda, kecuali anda benar-benar dalam keadaan darurat dan yakin penghasilan akan meningkat.

4.Hutang
Hutang tidak disarankan, tetapi jika terpaksa, pinjamlah sebanyak hanya yang anda butuhkan, yang perlu diingat sebelum anda meminjam uang dari bank, pinjamlah hanya sejumlah yang anda butuhkan karena bisa saja bunga pinjaman bisa bertambah, jauh melebihi hutang yang dipinjam. Buat rencana untuk melunasi hutang secepat mungkin, contohnya, selesaikan dahulu hutang yang bunganya tinggi seperti kartu kredit, kredit tanpa agunan (KTA) dll.

5. Sediakan dana cadangan
Untuk kondisi darurat, sediakan dana cadangan sebesar 2-3 kali penghasilan bulanan, hal ini diperlukan untuk berjaga-jaga jika seandainya anda di PHK atau pun karena hal lain. Dana cadangan ini tidak boleh diutak-atik jika keadaannya tidak benar-benar darurat.

6. Menabung
Setelah anda melunasi hutang-hutang yang bunganya tinggi, mulailah menabung secara periodik misalnya bulanan, mingguan untuk tujuan jangka pendek mau pun menengah anda, contohnya liburan ke luar negeri, merenovasi rumah

7. Lindungi aset anda
Lindungi diri dan aset anda. Pastikan anda dan keluarga mempunyai jumlah perlindungan yang mencukupi dari asuransi untuk penyakit kritis, rawat jalan/inap, kecelakaan dan kematian

Beberapa hal yang bisa dijadikan tips dalam mengambil asuransi :
-Apakah anda merupakan sumber penghasilan utama
-Tentukan tujuan keuangan anda
-Pertimbangkan untuk menggunakan jasa pengacara apabila terjadi kondisi diluar rencana awal

8. Rencanakan pensiun
Buat rencana keuangan untuk masa pensiun anda. Apakah anda sudah diikutkan dalam program dana pensiun, DPLK oleh perusahaan, apakah anda mendapatkan subsidi dari perusahaan atau dipotong dari penghasilan rutin anda? Terlepas dari kondisi apakah anda masih mempunyai hutang, pertimbangkan secara bijak untuk mengambilnya.

9. Investasi
Investasi tidak hanya diperuntukkan bagi orang yang sudah mapan secara finansial. Berinvestasi sejak dini membuka peluang berkembangnya aset anda dalam jangka panjang asal dikelola dengan benar. Tanyakan kepada konsultan pajak cara-cara untuk mengurangi pajak yang harus dibayar dari hasil investasi.

10. Duplikasikan pengetahuan anda.
Semakin sering anda mempraktekkan pengetahuan keuangan anda kepada orang lain, semakin mudah anda menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Advertisement

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.