Fakta Menarik Berinvestasi Dini

30 04 2009

Tidak ada alasan untuk tidak menabung atau berinvestasi. Permasalahannya adalah kapan kita mulai menabung atau berinvestasi?

Apakah ungkapan-ungkapan dibawah ini tidak asing ditelinga kita?

“ Saya sekarang sedang memulai cicilan rumah,uang saya banyak terpakai ke sana…..”, “ Pengeluaran saya lagi tidak teratur, nanti kalau sudah mulai stabil saya pasti akan menabung ….”, “ Gaji saya terlalu kecil buat berinvestasi…”, Mana bisa saya investasi, untuk hidup saja sudah pas-pasan “.

invest

Apakah kita harus menunggu sampai ketiga hal tadi tidak lagi terjadi, yaitu, menunggu sampai cicilan rumah selesai, menunggu sampai pengeluaran menjadi stabil,
Atau menunggu sampai gaji naik ??

Tahukah anda, ada banyak orang yang mempunyai tiga masalah tersebut tetapi masih bisa menyisihkan uang untuk berinvestasi karena mereka mengetahui fakta-fakta yang sangat menarik mengenai berinvestasi sejak dini.

Fakta 1
Pak Joko dan Pak Santo akhirnya memutuskan untuk mulai menabung sebesar 500ribu perbulannya sampai mereka pensiun di usia 55 tahun. Saat ini Pak Joko berusia 35 tahun dan Pak Santo berusia 49 tahun. Dengan bunga 15% pertahun, jumlah uang pensiun yang tersedia bagi Pak Joko adalah RP 663,5 juta , sedangkan jumlah uang pensiun bagi Pak Santo hanya RP 56,7 juta.

Fakta 2
Anak saya akan kuliah di fakultas Kedokteran 15 tahun lagi, dan saya harus siap-siap membayar uang gedung RP 50 juta. Untuk ini ternyata saya hanya perlu menabung RP 62.035 per bulan .

Fakta 3
Pak Amir menyisihkan uang Rp 500 ribu per bulan = Rp 6 juta per tahun mulai sekarang selama 5 tahun. Sementara Pak Budi baru mulai melakukan hal yang sama setelah menunda 5 tahun. Maka, dia harus menabung selama 15 tahun untuk mendapatkan hasil yang hampir sama dengan hasil investasi Pak Amir pada akhir tahun ke 20.

Fakta 4
Saya hanya perlu menyisihkan uang Rp 659.650 pertahun selama 20 tahun untuk mendapatkan uang 1 milyar. Tetapi teman saya harus menyisihkan uang Rp 3.588.638 pertahun bila dia menunda 10 tahun, dan harus menyisihkan uang Rp 11.150.548 pertahun bila menunda 15 tahun untuk mendapatkan jumlah uang yang sama yaitu Rp 1 miliar rupiah.

Bagaimana dengan Anda ?

Mengapa setoran ringan ini bisa sangat fantastis untuk memenuhi rencana keuangan kita dimasa depam, adalah karena ini disetorkan BUKAN ketabungan atau deposito biasa, tapi ke INSTRUMEN INVESTASI. Target hasil investasi disesuaikan dengan jangka waktu investasinya (kapan dana akan digunakan). Jika dana dibutuhkan >10 tahun, maka investasikanlah pada produk yang mampu memberikan hasil 20% – 30% pertahun. Jika dana dibutuhkan lebih cepat
(<5 tahun), maka target return minimal adalah 15% per tahun. Pendekatan ini juga tentu tidak kaku, karena ini akan tergantung profil risiko investor.
Jika kita sangat agresif (risk-taker karena kita ahli trading saham), mungkin kita bisa pasang target return 50% per tahun. Setidaknya dengan adanya feature
ini kita bisa lebih terencana dalam melakukan investasi. Semoga beberapa fakta diatas menggugah kita semua untuk mulai berinvestasi SEKARANG.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.